Soal Pilihan Ganda:
Anamnesis Keluhan Mata (Presbiopi, Miopi, Astigmatisme)
Pilih jawaban yang paling tepat!
1. Seorang pasien berusia
48 tahun mengeluh kesulitan membaca pesan di ponselnya. Ia mengatakan harus
menjauhkan ponsel agar huruf-hurufnya terlihat jelas. Keluhan ini paling khas
untuk kondisi:
a. Miopi
b. Presbiopi
c. Astigmatisme
d. Hipermetropi
2. Seorang remaja
mengeluh penglihatan jauhnya buram, seperti tidak bisa melihat papan tulis
dengan jelas dari belakang kelas, tetapi penglihatan dekatnya baik. Dalam
anamnesis, Anda akan menanyakan hal berikut, KECUALI:
a. "Sejak kapan keluhan ini dirasakan?"
b. "Apakah Anda sering memicingkan mata untuk melihat jauh?"
c. "Apakah Anda kesulitan membaca buku pada jarak normal?"
d. "Apakah ada orang tua atau saudara kandung yang memakai kacamata
minus?"
3. Seorang pasien
menggambarkan penglihatannya untuk semua jarak "tidak fokus" dan
terkadang melihat garis-garis yang seharusnya lurus menjadi sedikit miring atau
bergelombang. Keluhan ini paling mengarah ke:
a. Miopi
b. Presbiopi
c. Astigmatisme
d. Katarak
4. Seorang pasien miopia
(rabun jauh) yang berusia 45 tahun datang dan mengatakan bahwa kacamatanya
"sudah tidak cocok lagi". Ia merasa penglihatan jauhnya tetap buram
dengan kacamata lama, tetapi sekarang juga kesulitan membaca dengan kacamata
tersebut. Apa penjelasan yang paling mungkin?
a. Derajat miopianya telah berkurang
b. Ia mulai mengembangkan astigmatisme
c. Ia mengalami presbiopi yang tumpang tindih dengan miopia yang sudah ada
d. Kacamatanya telah rusak karena goresan
5. Dalam anamnesis untuk
menduga astigmatisme, pertanyaan yang paling spesifik dan membantu adalah:
a. "Apakah Anda sering sakit kepala?"
b. "Bagaimana penglihatan Anda saat mengemudi di malam hari?"
c. "Apakah Anda melihat bayangan ganda pada satu objek?"
d. "Apakah mata Anda terasa lelah setelah membaca?"
6. Seorang pasien
presbiopi datang ke optik. Tindakan apa yang biasanya dilakukan untuk membantu
membaca?
a. Menjauhkan objek baca
b. Meningkatkan pencahayaan yang terang
c. Menyipitkan mata
d. Memicingkan mata
7. Seorang anak berusia
10 tahun didiagnosis miopia. Faktor anamnesis mana yang BUKAN merupakan faktor
risiko umum untuk perkembangan miopia pada anak?
a. Riwayat miopia pada kedua orang tua
b. Kebiasaan membaca dalam waktu lama dengan jarak dekat
c. Kurangnya aktivitas di luar ruangan
d. Sering menonton TV dengan jarak yang cukup jauh
8. Seorang pasien dengan
astigmatisme ringan mungkin tidak menyadari penglihatannya buram, tetapi lebih
sering mengeluh:
a. Fotofobia (silau) yang berat
b. Mata merah dan berair
c. Nyeri pada bola mata
d. Mata lelah (astenopia) dan sakit kepala, terutama setelah menggunakan mata
untuk kerja dekat
9. Seorang pasien miopia
yang belum terkoreksi cenderung melakukan kebiasaan tertentu untuk memperjelas
penglihatan jauhnya. Kebiasaan tersebut adalah:
a. Mendekatkan objek yang ingin dilihat
b. Memicingkan matanya
c. Mengedipkan mata secara berlebihan
d. Memiringkan kepalanya ke satu sisi
10. Seorang pasien
berusia 50 tahun mengatakan, "Dok, saya bisa melihat jauh dengan baik,
tapi untuk baca koran jadi sulit dan tangan saya terasa pendek." Keluhan
ini sangat konsisten dengan:
a. Miopia
b. Presbiopi
c. Astigmatisme
d. Kombinasi Miopia dan Astigmatisme
Soal Pilihan Ganda:
Perhitungan ADD dan Ukuran Baca (Presbiopi)
Pilihlah jawaban yang paling tepat!
1. Seorang pasien berusia 50 tahun memiliki
koreksi lensa untuk penglihatan jauh (Distance VA) sebagai berikut:
·
OD: -2.00 DS
·
OS: -1.75
DS
Ia mengeluh tidak bisa membaca koran pada jarak 40 cm. Berdasarkan usia,
perkiraan ADD yang diperlukan untuknya adalah:
a. +0.50 D
b. +1.00 D
c. +2.00 D
d. +2.50 D
2. Seorang pasien berusia 55 tahun yang
emetrop (tanpa kaca mata untuk jauh) datang untuk memeriksa mata. Ia
membutuhkan kacamata baca untuk membaca pada jarak 33 cm. Kekuatan lensa baca
(Reading Addition) yang kira-kira diperlukan adalah:
a. +1.00 D
b. +1.50 D
c. +2.00 D
d. +2.50 D
3. Seorang pasien memiliki koreksi
penglihatan jauh (Distance) sebagai berikut:
·
OU: +1.50
DS
Jika pasien ini membutuhkan ADD sebesar +2.00 D untuk membaca, berapa total
kekuatan lensa untuk kacamata baca single vision yang dibutuhkannya?**
a. +1.50 D
b. +2.00 D
c. +3.50 D
d. +4.50 D
4. Seorang pasien dengan koreksi miopia
-3.00 DS untuk penglihatan jauh membutuhkan kacamata baca untuk membaca pada
jarak 40 cm. Jika ADD yang ditentukan adalah +2.50 D, berapa kekuatan lensa
untuk kacamata bacanya?
a. -0.50 DS
b. -3.00 DS
c. -5.50 DS
d. +2.50 DS
5. Seorang pasien hipermetropia +2.00 DS
(koreksi penglihatan jauh) membutuhkan kacamata baca. Pasien ingin membaca
dengan nyaman pada jarak 25 cm. Kekuatan lensa baca yang diperlukan adalah:
a. +2.00 D
b. +4.00 D
c. +6.00 D
d. +8.00 D